Oleh: Etta Adil
Related Post: Menikmati Sop Buntut di Resto Hotel Gammara
ETTAPEDIA.ORG – Pisang Epe merupakan salah satu jajanan unik dan khas yang banyak disajikan sepanjang Pantai Losari Kota Makassar. Traveling ke Kota Makassar belum lengkap tanpa mencicipi Pisang Epe di malam hari. Tidak sulit untuk menemukan jajanan khas ini karena memang hampir bisa ditemukan di setiap sudut Pantai Losari, salah satu ikon wisata kota yang terkenal dengan sunset dan sunrise-nya, sebelum adanya reklamasi yang mengubah wajah pantai ini berbentuk tanjung.
Rasanya tak lengkap mengunjungi Losari tanpa mencicipi Pisang Epe-nya, yang disajikan dalam berbagai rasa. Berbahan dasar pisang raja yang belum terlalu matang dan lembek, lalu dibakar dengan cara dijepit. Kata “epe” sendiri berasal dari Bahasa Makassar yang artinya “jepit”, jadi maksud dari nama Pisang Epe adalah pisang bakar yang dijepit dan menjadi gepeng.


Lihat pula: Pallubasa Serigala, Pallubasa di Jalan Serigala
Sesuai dengan namanya, Pisang Epe dimasak dengan cara dipanggang di atas bara api setelah sebelumnya dipress hingga menjadi gepeng. Pisang Epe yang telah melalui proses pembakaran biasanya disiram dengan pemanis berbahan dasar gula merah yang telah dicairkan sebagai topping.
Saat ini, jenis pemanis Pisang Epe telah menyesuaikan zaman dengan ditambahkannya berbagai variasi saus seperti coklat, durian, keju, dan lain sebagainya. Untuk bisa menikmati lezatnya Pisang Epe ini, tak mahal. Hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp10.000 saja untuk satu porsi Pisang Epe. Satu porsi biasanya terdiri dari 3 buah Pisang Epe yang sudah cukup membuat perut kenyang ditambah sajian segelas teh tawar hangat sebagai pelengkap atau bisa memesan kopi susu sebagai pelengkapnya. Tentu hal ini dibayar tersendiri.
Cara Membuat dan Menyajikan:
Untuk membuat Pisang Epe, cukup mudah. Buat sesuai kebutuhan untuk keluarga. Siapkan satu sisir pisang kepok tua, lalu dikupas. Siapkan bahan pemanisnya, berupa 250 gram gula merah (disisir tipis), 100 ml air, 5 mata durian matang (buang bijinya), 1/4 sendok teh garam, dan satu lembar daun pandan.
Cara membuatnya juga cukup sederhana. Bakar pisang diatas bara api sambil dibolak balik hingga harum dan matang. Selanjutnya rebus gula merah, air daun pandan sampai mendidih. Tambahkan garam dan durian. Rebus sampai kental.
Untuk penyajiannya, susun pisang di atas piring, siram saus sebelum disajikan. Nikmat disajikan selagi masih panas! (*)
(* Tulisan ini pernah dimuat sebelumnya di Media Palontaraq, 25 Oktober 2019
Etta Adil, Travel Blogger, Penikmat Kuliner khas Bugis Makassar





















