4 Permata yang Menyala

Oleh: M. Farid W Makkulau 

Related Post: Mengenal Munta Bassi dan Tuahnya

ETTAPEDIA.ORG – Ada empat permata yang menyala dalam diri manusia, sebagaimana dipesankan oleh leluhur orang Bugis, terungkapkan dalam paseng berikut ini:

“Eppa naseng to rioloE paramata mattappa, seuwani, LempuE sibawa tau’, maduwanna, makkada tongeng sibawa tike’, matellunna, Siri’ sibawa’ getteng, maeppa’na, AkkalengngE sibawa nyameng kininnawa”.

Artinya:

Menurut orang (Bugis) dahulu kala, ada empat permata yang berkilau dalam diri manusia, Pertama, kejujuran disertai ketaatan (patuh dan takut), Kedua, berkata benar disertai waspada, Ketiga, malu (untuk berbuat salah) dan keteguhan hati, dan Keempat, akal pikiran beserta baik hati (peramah).

Demikianlah kearifan leluhur orang Bugis yang menilai ‘permata’ sebenarnya bukanlah permata dalam arti fisik: emas, perak atau kepemilikan harta, tapi lebih memandang pada sikap dan perilaku yang baik: jujur, berani berkata yang benar itu sebagai kebenaran, memiliki rasa malu dan harga diri, baik hati dan teguh pendirian. Inilah permata yang sebenarnya. Inilah permata yang menyala’, yang menyalakan kebaikan bagi semuanya dan dapat menjadi penerang kebaikan bagi lingkungan sekitarnya.

Semoga generasi Bugis di masa kini dapat memaknainya lebih dalam dan menerapkannya dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Salamakki Tapada Salama’. (*)

 

(* M. Farid W Makkulau, Pemerhati Sosial Budaya Bugis Makassar/Pimred Ettapedia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Baca Juga